Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbatasan Kebumen-Banjarnegara Rusak Parah, Banyak Mobil Terjebak


Perbatasan Kebumen-Banjarnegara Rusak Parah, Banyak Mobil Terjebak Kabupaten Banjarnegara dan Kebumen adalah dua daerah bersebelahan.

Sayangnya, akses yang menghubungkan keduanya masih minim.

Jalan yang biasa dipakai untuk menghubungkan dua kabupaten itu adalah via Kecamatan Gombong-Sempor Kebumen-Kecamatan Mandiraja Banjarnegara.

Jalan akses itu kondisinya cukup bagus, namun kurang strategis bagi pengendara dari Kota Banjarnegara menuju Kota Kebumen, atau sebaliknya.

Pasalnya jalur provinsi itu berada di pinggiran, atau sisi barat kota.

Pengendara dari pusat kota Banjarnegara harus memutar cukup jauh jika ingin mengakses kota Kebumen.


Begitupun sebaliknya.

Jalan tembus paling strategis yang menghubungkan dua pusat kota di dua kabupaten itu melalui Kecamatan Pagedongan Banjarnegara-Kecamatan Karangsambung Kebumen.

Melalui jalur alternatif itu, masyarakat di dua kota itu bisa sampai lebih cepat dengan jarak tempuh lebih dekat.

Jalur itu juga sering dimanfaatkan pengendara dari Yogyakarta yang ingin menuju Banjarnegara.


Tetapi yang terjadi mereka dibuat kecewa saat melintasi jalan itu.

Mereka yang mengikuti petunjuk Google Map tidak mengetahui jika jalur itu ternyata tidak layak dilalui kendaraan.

"Sering mobil lewat sini, ikuti google maps, karena jalur terdekat memang lewat sini kalau dari Yogyakarta mau ke Banjarnegara;"kata Kepala Desa Duren Kecanatan Pagedongan Banjarnegara

Kondisi jalan dari kota Kebumen hingga Kecamatan Karangsambung memang cukup layak dilalui kendaraan.

Tetapi pengendara akan terkaget saat sampai di wilayah perbatasan, tepatnya di Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam Kebumen.

Sekitar 2 kilometer jalan itu kondisinya rusak parah.

Aspal jalan sebagian telah lenyap.

Tinggal bebatuan pondasi jalan yang banyak menyembul.

Permukaan jalan tidak lagi rata.

Jalur itu menjadi semakin rawan karena berada di medan pegunungan yang penuh tanjakan.

Tidak setiap pengendara ternyata berani melintasi jalur itu, terutama saat hujan.

Saat itu, kondisi jalan bisa lebih berbahaya bagi pengendara karena licin dan becek.

Rasman mengatakan, pengendara dari luar kota banyak yang terjebak di jalan itu karena tak paham medan.

Ia pun mengaku pernah membantu pengendara dari Yogyakarta yang terjebak di jalan itu karena mengikuti petunjuk google maps.

Nahas, mobil Avanza yang dikendarai pengendara sekeluarga itu harus mogok karena terganjal batu.

Kendaraan itu tak bisa maju maupun mundur karena terjebak di jalan berbatu.

Ia akhirnya berinisiatif membantu pengendara itu dengan alat bantu dongkrak.

"Mau maju gak bisa, mundur juga gak bisa, akhirnya didongkrak," katanya.

Beruntung kendaraan itu berhasil diselamatkan.

Tetapi pengendara tak mungkin melanjutkan perjalanan karena jalan yang rusak masih panjang.


Pengendara itu terpaksa memutar balik kendaraannya.

Rasman mengarahkan pengendara menggunakan jalur lain yang lebih layak, yakni via Sempor-Mandiraja.

Konsekuensinya, pengendara harus balik ke kota lalu memutar melalui Kecamatan Gombong dengan jarak tempuh lebih jauh, serta waktu perjalanan lebih lama.

"Kalau lewat sini dari kota paling satu jam.

Tapi kalau lewat Gombong Sempor bisa 2,5 jam," katanya.

Rasman mengatakan, jalur ini merupakan akses utama bagi warga di dua kabupatan.

Jalur itu menggerakkan roda perekonomian warga dua kabupaten.

Jalan itu sekaligus menjadi jalur pendidikan, hingga akses untuk menjangkau fasilitas kesehatan bagi masyarakat setempat. (aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis

Posting Komentar untuk "Perbatasan Kebumen-Banjarnegara Rusak Parah, Banyak Mobil Terjebak"

POPULER SEPEKAN

Jangan Coba Coba Sprite dan Insto ini Efeknya
Ajian Tepuk bantal Bikin Wanita Pujaan Hati Bertekuk Lutut
Mau Dikurangi Jokowi, Ini Jadwal Libur Tahun Baru 2020
Gambar
Cuti Bersama Natal, Libur Tahun Baru dan Pengganti Cuti Bersama Idul Fitri, Jadi 11 Hari
Viral Suami Tidur di Luar, Demi Jaga Koleksi Tanaman Hias Milik Sang Istri Tercinta
Edhy Prabowo Nyatakan Mundur dari Jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan
Demit Masuk Google Maps, Ikuti Petunjuk Suara Google Maps Sopir Mobil Ini Malah Kesasar di Hutan
Alasan Mengharukan di Balik Wisuda Online Mahasiswa IAIN Purwokerto di Makam Ayah
Gambar