Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diisukan Pelihara Buto Ijo Oleh Pesaingnya, Warung Sate Di Cerbon Akhirnya Terpaksa Tutup

Diisukan memelihara buto ijo, sebuah rumah makan di bilangan Jl Sucimanah, Kelurahan Jagasatru, Kota Cirebon akhirnya tutup.

Rumah makan dengan spesialis daging kambing yang menjadi menunya ini, memang terkenal ramai di tahun 2000-an.

Daging yang empuk dengan harga yang relatif terjangkau menjadi buruan para pecinta kuliner di Kota Cirebon waktu itu.

Jika sedang ramai, parkiran kendaraan di jalan bersimpang empat itu, terisi oleh para pecinta makanan yang bisa mengakibatkan tekanan darah seseorang naik.

“Satenya enak, dulu saya rombongan bersama teman-teman kerja suka makan di situ,” ujar Supri, warga Kelurahan Drajat kepada Pantura XFile, Jumat (12/2/2021).

Supri menyayangkan isu yang bekembang seputar warung tersebut, sehingga pelanggan tidak lagi mengunjungi warung yang lokasinya pas di persimpangan jalan itu.

“Mungkin persaingan dagang, karena memang warungnya setiap hari ramai,” ujarnya.

Sejurus kemudian, pria yang gemar menghisap rokok filter ini, menceritakan isu yang menjadi penyebab warung makan itu tutup.

“Katanya dulu ada anak kecil yang melihat ada buto ijo sedang menjilati daging satenya,” cerita Supri.

Dirinya tidak bisa memastikan isu awal tersebut bermula, tetapi akhirnya banyak orang-orang jadi tahu cerita mahluk astral tersebut, yang mengakibatkan warung jadi sepi dan tutup sekitar tahun 2010.

Menurutnya Supri, warung yang diisukan memelihara buta hijau itu, berpengaruh kepada bangunan, karena hingga beberapa kali disewa orang, jualannya tidak bisa ramai.

“Setahu saya, setelah warung sate, beberapa kali disewa orang dengan jualan kuliner berbeda tetapi kurang laku,” paparnya. Lalu berganti orang dengan kuliner berbeda lagi, tetap saja tidak laku. “Kalau ngak salah, siomay, baso hingga es jus,” tandasnya.

Pemilik warung sate berinisial H ini, memang bukan berasal dari Kota Cirebon, berjualan sate dengan jenis bumbu kecap dan irisan bawang merah menjadi ciri khasnya.

“Memang seperti itu cerita yang beredar om,” ujar pria yang bekerja sebagai pencuci motor di depan warung yang sudah berubah menjadi toko.

Menurut pria berperawakan gempal ini, warung tersebut tidak pernah mempekerjakan warga sekitar. “Pekerjanya selalu bawa dari kota asalnya,” ujar pria yang enggan menyebutkan namanya ini.

Untuk memastikan kabar yang sebenarnya, Pantura XFile menyambangi rumah ketua Rukun Tetangga (RT) Sucimanah.

“Saya tidak mau mengiyakan kabar tersebut, nanti dianggap menyebar fitnah,” kata ketua RT 01 yang bernama Nana.

Dirinya tidak memungkiri cerita tersebut, tetapi lebih memilih bersikap netral dengan memberikan pandangan lain.

“Kalau cerita itu, saya tidak bisa jawab, tetapi memang pemilik warung sepertinya terlilit utang,” terang Nana.

Dirinya sempat beberapa kali didatangi orang yang bermaksud menagih utang kepada pemilik warung yang sudah tutup tersebut.

Sudah menjadi kodrat manusia, terkadang ada yang tidak bisa menerima keberhasilan orang lain, berbagai cara dilakukan untuk menjatuhkan pihak yang bisa dianggap sebagai pesaing.

Cerita yang menimpa warung tersebut bisa jadi benar disebar oleh para pesaingnya, atau mungkin juga perkataan ketua RT yang lebih masuk akal. Entahlah.

Posting Komentar untuk "Diisukan Pelihara Buto Ijo Oleh Pesaingnya, Warung Sate Di Cerbon Akhirnya Terpaksa Tutup"

POPULER SEPEKAN

Salah Paham, Gadis Asal Banyumas Sekarat Digunduli dan Dianiaya Anak Jalanan
Mulai 17 Maret, Polda Jateng Terapkan Tindakan Tilang Elektronik di 27 Titik Termasuk Cilacap
Kisah Gadis Cilacap 2 Tahun LDR Diputusin Begitu Aja ,Hemm Kasian Amat Yak..
Warga Bojonegoro Berbondong-Bondong Cek Saldo Setelah Nasabah BRI Uang Raib Misterius
Jaman KB, Pasutri di Malang Miliki 15 Anak Dengan Jarak 1-2 Tahun Kartu KK Jadi 2 Lembar
Di Cilacap Aplikasi Snack Video Lagi Viral Karena Menghasilkan Uang Begini Cara Daftarnya
Terdakwa Khasus Korupsi Diizinkan Keluar Rutan Untuk Dilantik Jadi Wakil Bupati
Kunjungi Purbalingga Artis Baim Wong dan Paula Disuguhan Tempe Menodan
Pemerintah Berencana Kembali Melarang Mudik Lebaran Tahun Ini, bagaimana Tanggapanmu?