Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RUU: Peminum Minuman Beralkohol Dibui 2 Tahun atau Denda Rp 50 Juta


Badan Legislasi DPR tengah membahas RUU Larangan Minuman Beralkohol. Sanksi pidana atau denda bagi peminum minuman beralkohol turut diatur.

Sebagaimana draf RUU Larangan Minuman Beralkohol seperti dilihat detikcom, Kamis (12/11/2020), sanksi pidana bagi peminum minuman beralkohol diatur dalam Pasal 20. Bunyinya adalah:

Setiap orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (3) tiga bulan paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling sedikit Rp 10.000.000 (sepuluh juta) dan paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Sementara itu, pasal 7 yang dimaksud dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol berbunyi:

Setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol golongan A, golongan B, golongan C, minuman beralkohol tradisional dan minuman beralkohol campuran atau racikan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.

Pasal 4 yang dimaksud dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol terdiri dari 2 ayat. Bunyinya adalah sebagai berikut:

(1) Minuman beralkohol yang dilarang diklasifikasi berdasarkan golongan dan kadarnya sebagai berikut:

a. Minuman beralkohol golongan A adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 1% (satu persen) sampai dengan 5% (lima persen);

b. Minuman beralkohol golongan B adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 5% (lima persen) sampai dengan 20% (dua puluh persen); dan

C. Minuman beralkohol golongan C adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 20% (dua puluh persen) sampai dengan 55% (lima puluh lima persen).

(2) Setiap minuman beralkohol berdasarkan golongan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilarang minuman beralkohol yang meliputi:

a. Minuman beralkohol tradisional; dan

b. Minuman beralkohol campuran atau racikan.

RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol (Minol) merupakan usulan dari beberapa anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra.

Tujuan disodorkannya RUU ini diklaim untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif yang timbul dari minuman beralkohol.

"Serta menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya minuman beralkohol. Selain itu, untuk menciptakan ketertiban dan ketentraman di masyarakat dari para peminum alkohol," ujar anggota Baleg DPR RI Fraksi PPP, Illiza Sa'aduddin Djamal, dalam rapat Baleg, Selasa (10/11).

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5252003/ruu-peminum-minuman-beralkohol-dibui-2-tahun-atau-denda-rp-50-juta/2

Posting Komentar untuk "RUU: Peminum Minuman Beralkohol Dibui 2 Tahun atau Denda Rp 50 Juta"

POPULER SEPEKAN

Mengaku Akan Segera Menikah Pasangan Asal Sidareja Keciduk Sedang Ngamar di Krapyak
Sekeluarga Mudik Jalan Kaki Usai Kena PHK, Gendong 2 Anak Susuri Jalan Kebumen hingga Bandung
Ngamar di Krapayak Di Siang Bolong Wisatawan Asal Cilacap Terciduk
Ajian Tepuk bantal Bikin Wanita Pujaan Hati Bertekuk Lutut
Seluruh Akes Jalur Masuk Garut Ditutup Besok, Dijaga Petugas Bersenjata
Pemudik di Terminal Kalideres Meningkat Jelang Larangan Mudik 6 Mei -17 Mei 2021
Jangan Coba Coba Sprite dan Insto ini Efeknya
Gambar
 Bayar Travel 300 Ribu Hendak Mudik Ke Cilacap Palah Diputar Balik
2 Mobil Pemudik Dari Bandung Ke Cilacap Alami  Kecelakaan di Majenang