Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh karakteristik awan cumulonimbus!

Karakteristik awan cumulonimbus

Karakteristik awan cumulonimbus

Awan kumulonimbus adalah awan yang sangat besar dan terlibat dalam badai petir dan sebagainya. Awan ini berbentuk menjulang vertikal dan paling ditakutkan dapat menyebabkan badai besar dalam suatu wilayah. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut akan dijabarkan beberapa karakteristik awan inu.

  1. Berada pada ketinggian 2000 sampai 6000 meter di atas langit.
  2. Memiliki ketebalan yang lebih dibandingkan awan lain dan berwarna hitam pekat.
  3. Awan ini dapat berkelompok pada daerah angin front tepatnya di atas garis squall.
  4. Sangat peka terhadap gelombang elektromagnetik sehingga dapat menghasilkan petir yang besar serta hujan lebat.
  5. Terbentuk dari awan kumulus yang menisahkan diri menjadi super sel dan menyambar pada cuaca dingin di iklim sub tropis.

Dampak  awan cumulonimbus Bagi Pesawat

Awan Cumulonimbus atau CB, adalah salah satu awan vertikal yang dapat tumbuh menjulang hingga ketinggian 60 ribu kaki atau sekitar 18 km lebih. Awan Cumulonimbus terbentuk karena beberapa sebab, namun yang paling umum adalah proses konveksi akibat pemanasan permukaan bumi oleh radiasi matahari dan kondisi atmosfer yang tidak stabil.

Awan Cumulonimbus sangat mudah terbentuk di daerah tropis karena proses konveksi di wilayah ini sangat kuat, dan dari awan inilah timbul berbagai fenomena cuaca esktrem seperti badai tropis (typhoon/topan), badai petir (thunderstorm), hujan es (hail storm), tornado sampai angin puting beliung.

Awan Cumulonimbus sangat berbahaya bagi penerbangan dikarenakan beberapa hal.

  1. Yang pertama adalah proses vertical draft atau gerakan vertikal udara yang terjadi dalam awan. Gerakan vertikal ini dapat naik (updraft) atau turun (downdraft), dan proses ini sebenarnya lazim terjadi dalam awan. 
  2. Bumping yang terjadi pada saat pesawat yang kita tumpangi masuk ke dalam awan juga disebabkan oleh vertical draft. Pada Awan Cumulonimbus, proses ini jauh lebih kuat, dan turbulensi yang dihasilkannya dapat menghempaskan pesawat yang terjebak di dalamnya.
  3. Faktor lain yang membahayakan Awan Cumulonimbus adalah partikel es Awan Cumulonimbus yang dapat membekukan bagian-bagian pesawat, termasuk mesin.
    Partikel-partikel es Awan Cumulonimbus adalah salah satu jenis awan yang paling sering menghasilkan petir yang dapat mengacaukan sistem kelistrikan dan navigasi pesawat.
Dengan sifat Awan Cumulonimbus yang dapat mencapai 60 ribu kaki dan sangat berbahaya tersebut, maka para pilot pesawat terbang umumnya akan memilih menghindari awan ini ke arah samping atau menaikkan ketinggian pesawat. Untuk teknologi sekarang, pesawat sudah dilengkapi dengan radar cuaca sehingga pilot sudah bisa mengantisipasi adanya Awan Cumulonimbus.

Posting Komentar untuk "Contoh karakteristik awan cumulonimbus!"

POPULER SEPEKAN

Mengaku Akan Segera Menikah Pasangan Asal Sidareja Keciduk Sedang Ngamar di Krapyak
Ngamar di Krapayak Di Siang Bolong Wisatawan Asal Cilacap Terciduk
Ajian Tepuk bantal Bikin Wanita Pujaan Hati Bertekuk Lutut
Sekeluarga Mudik Jalan Kaki Usai Kena PHK, Gendong 2 Anak Susuri Jalan Kebumen hingga Bandung
Pemudik di Terminal Kalideres Meningkat Jelang Larangan Mudik 6 Mei -17 Mei 2021
Jangan Coba Coba Sprite dan Insto ini Efeknya
Gambar
Gambar
Seluruh Akes Jalur Masuk Garut Ditutup Besok, Dijaga Petugas Bersenjata
2 Mobil Pemudik Dari Bandung Ke Cilacap Alami  Kecelakaan di Majenang